Skip to content
Farmasi Digital

Farmasi Digital

Terbaru di Farmasi dan Teknologi Kesehatan

  • Home
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Artikel
    • Informatika Kesehatan
    • Edukasi Farmasi
    • Teknologi Digital Farmasi
    • Inovasi Farmasi
    • Review produk dan aplikasi
    • Riset dan Pengembangan
    • Opini
    • Wawancara
  • Kontak Kami
  • Toggle search form
  • INOVASI, TANTANGAN, DAN DAMPAK PADA PENELITIAN DAN LAYANAN PASIEN  Riset dan Pengembangan
  • Pengembangan Algoritma untuk Prediksi Kelarutan Obat AI dalam Kesehatan
  • Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Bidang Kesehatan dan Farmasi Uncategorized
  • Farmasi Digital dan Privasi Data Pasien pada 2024: Tantangan, Teknologi, dan Solusi Teknologi Digital Farmasi
  • Aplikasi dan Tantangan Penggunaan Wearable Devices with AI dalam Bidang Kesehatan AI dalam Kesehatan
  • CHATBOT DI DUNIA TEKNOLOGI FARMASI UNTUK MENJAWAB PERTANYAAN PASIEN 24/7 DENGAN CEPAT DAN AKURAT Uncategorized
  • PEMANFAATAN FARMAKOINFORMATIKA DALAM MENGELOLA DATA EFEK SAMPING OBAT PADA PASIEN Riset dan Pengembangan
  • Potensi Ganja Medis: Revolusi Pengobatan Masa Depan Opini

Integrasi Farmakoinformatika dan JKN: Meningkatkan Efesiensi dan Keamanan Terapi Pasien

Posted on November 20, 2024 By admin No Comments on Integrasi Farmakoinformatika dan JKN: Meningkatkan Efesiensi dan Keamanan Terapi Pasien

Sumber: https://umsu.ac.id/health/wp-content/uploads/2024/04/3774118736.webp

Era reformasi ini yang menyebabkan berkembang pesatnya teknologi informasi dan telekomunikasi semakin pesat, diantaranya penggunaan perangkat telepon pintar yang saat ini sudah dimiliki sebagian masyarakat. Jumlah pengguna telepon pintar di Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari 100 juta orang. Selain itu, trend teknologi saat ini mengarah ke penggunaan mobile application, mobile application yang banyak digunakan seperti media sosial saja mencapai 92 juta pengguna atau sekitar 32% dari populasi.

Read moreRevitalisasi Penemuan dan Pengembangan Obat dengan Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dalam Farmasi dan Farmakoinformatika

            Aplikasi Mobile JKN Ini merupakan kesuksesan terbaru BPJS berupa aplikasi mobile yang memfasilitasi fungsi pengelolaan pengguna seperti pendaftaran online dan akses informasi kepesertaan, layanan rujukan lanjutan di mana saja dan kapan saja, serta memfasilitasi saran atau pengaduan. Selain itu, jika kartu BPJS tertinggal saat berobat peserta BPJS dapat menggunakan aplikasi mobile JKN dengan menunjukkan kartu elektronik yang ada di aplikasi mobile JKN kepada petugas.

            Hadirnya program JKN sejak tahun 2014 perlu didukung oleh sistem kesehatan lainnnya, sistem kesehatan yang sedang berjalan di Indonesia ini masih memiliki banyak tantangan, salah satunya adalah sistem persediaan farmasi. Sediaan farmasi atau obat memiliki peran penting dalam kesehatan, baik bersifat promotif, kuratif, maupun preventif. Isu utama dalam sediaan farmasi adalah ketersediaan dan kemudahan fasilitas kesehatan dalam mendapatkan obat. Ketersediaan obat di fasilitas pelayanan kesehatan masih belum optimal serta ketergantungan Indonesia pada impor bahan baku obat (90%) merupakan hal yang akan berdampak juga pada ketersediaan obat di fasilitas kesehatan.

Read moreREVOLUSI E-PRESCRIPTION DALAM MENINGKATKAN KEAMANAN DAN EFISIENSI PENGELOLAAN OBAT PADA TEKNOLOGI FARMASI DIGITAL

            Dalam JKN Mobile, pengelolaan data obat dan rekam medis pasien sangat krusial. Integrasi farmakoinformatika dengan JKN memungkinkan untuk :

  • Pengelolaan data obat yang lebih efesien, sehingga pasien dapat menerima reseo yang lebih akurat dan sesuai.
  • Analisis data kesehatan yang mendalam untuk memantau penggunaan obat dan mencegah potensi kesalahan dalam pemberian obat.
  • Peningkatan keamanan terapi dengan deteksi dini interaksi obat yang berpotensi berbahaya.

Sistem JKN dengan dukungan farmakoinformatika, dapat memanfaatkan Electronic Health Records (EHR) yang terintegrasi untuk memfasilitasi pertukaran informasu medis antar fasilitas kesehatan. EHR juga membantu memastikan bahwa semua data pasien terkumpul di satu tempat yang aman, meningkatkan kecepatan dan akurasi layanan kesehatan.

Read moreKecerdasan Buatan Terbaru Untuk Deteksi Kanker, Pengobatan dan Prediksi Keberlangsungan Hidup Pasien

Meskipun memiliki manfaat yang jelas, integrasi farmakoinformatika dalam JKN memiliki tantangan, seperti:

  • Ketersediaan infrastruktur teknologi: peningkatan kapasitas sistem informasi di seluruh fasilitas kesehatan diperlukan untuk menghindari ketimpangan layanan.
  • Provasi dan keamanan data pasien: pentingnya pengaturan kebijakan yang ketas terkait penggunaan data.

Kesimpulannya, integrasi farmakoinformatika dalam JKN menawarkan peluang besar untuk meningkatkan kualitas dan keamanan terapi pasien. Melalui analisis data yang lebih canggih dan pengelolaan informasi yang terpusat, pelayanan kesehatan dapat menjadi lebih efesien dan efektif.

Read moreKombinasi IoT dan Aplikasi Kesehatan untuk Monitoring Obat dan Pasien

Penulis: Tarisa Zahrotul Fuadah

Afiliasi: Fakultas Farmasi, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Read morePerkembangan Teknologi Kesehatan di Indonesia (2023-2024)

Daftar Pustaka

  1. BPJS Kesehatan. Akses Pelayanan Dalam Genggaman BPJS Kesehatan Luncurkan Aplikasi Mobile JKN, Banyak Manfaat dan Mudahkan Peserta JKN-KIS. [Internet]. Available from: https://www.bpjskesehatan.go.id/bpjs/index.php/post/read/2017/596/Akses-Pelayanan-Dalam-GenggamanBPJSKesehatan-Luncurkan-Aplikasi-Mobile-JKNBanyak-Manfaat-dan-Mudahkan-Peserta-JKNKIS
  2. Cludia, et al. (2017). Elemen Penting Implementasi EHR dalam Sistem Kesehatan. IJPST, 4(3), 82-90. Diakses dari Jurnal Unpad
  3. Hussain, M., & Moazzam, A. (2018). Penerapan Health Information Exchange untuk Kualitas Layanan Rumah Sakit. Journal of Health Systems, 5(4), 121-130.
  4. Kementrian PPN & Bappenas. Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat, Kedeputian Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan, Kementerian PPN/Bappenas, 2022. 2022.
  5. Suter, E., et al. (2017). Komponen Kunci Sistem Informasi Kesehatan Terintegrasi. Jurnal Kesehatan Elektronik, 10(3), 102-110.
  6. Vincent, et al. (2019). Manajemen Sistem Informasi Kesehatan dan Integrasi Layanan Medis. International Journal of Health Informatics, 12(1), 45-58.

Penulis: Tarisa Zahrotul F. – FM22C – Farmasi UBP Karawang

Uncategorized

Post navigation

Previous Post: TELEFARMASI SEBAGAI JEMBATAN ANTARA PASIEN DAN APOTEKER
Next Post: TEKNOLIGI DIGITAL: PERANAN RME (Rekam Medis Elektronik) TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN MASA KINI

Related Posts

  • Penerapan Sistem Informasi dalam Pelaporan Adverse Drug Reaction (ADR) Berita
  • REVOLUSI DIGITAL FARMASI DALAM MENGOPTIMALKAN TERAPI MELALUI KECERDASAN BUATAN DAN BIG DATA Uncategorized
  • PENERAPAN KERANGKA KERJA KOMPUTASI AWAN DALAM INDUSTRI FARMASI Uncategorized
  • Blockchain dalam Rantai Pasokan Farmasi: Meningkatkan Keamanan dan Transparansi Berita
  • TEKNOLOGI FARMASI DIGITAL DALAM PENGGUNAAN AI, CETAK OBAT 3D, DAN NANOTEKNOLOGI  Uncategorized
  • Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Terapi Obat Uncategorized

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Dosen IPB University Kenalkan Jamu Ternak untuk Domba dalam Pelatihan Kesehatan Ternak Berbasis Kearifan Lokal
  • PEMANFAATAN MOBILE HEALTH APPS UNTUK EDUKASI PASIEN
  • PERAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PREDIKSI EFEK SAMPING OBAT
  • Analisis Data Epidemiologi untuk Prediksi Kebutuhan Obat
  • Integrasi Sistem Informasi Klinik untuk Optimasi Terapi (Integration of Clinical Information Systems for Therapy Optimization)
  • AI dalam Kesehatan
  • Alat dan Perangkat Farmasi
  • Aplikasi Mobile
  • Berita
  • E-Learning Farmasi
  • Edukasi Farmasi
  • Informatika Kesehatan
  • Inovasi Farmasi
  • Opini
  • Pengembangan Obat Baru
  • Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran
  • Review produk dan aplikasi
  • Riset dan Pengembangan
  • Studi Klinis Berbasis Data
  • Teknologi Digital Farmasi
  • Teknologi Produksi
  • Telemedicine
  • Uncategorized
  • Virtual Reality & Simulasi

    Quick Link

    Archives

    • July 2025
    • November 2024
    • October 2024

    Categories

    • AI dalam Kesehatan
    • Alat dan Perangkat Farmasi
    • Aplikasi Mobile
    • Berita
    • E-Learning Farmasi
    • Edukasi Farmasi
    • Informatika Kesehatan
    • Inovasi Farmasi
    • Opini
    • Pengembangan Obat Baru
    • Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran
    • Review produk dan aplikasi
    • Riset dan Pengembangan
    • Studi Klinis Berbasis Data
    • Teknologi Digital Farmasi
    • Teknologi Produksi
    • Telemedicine
    • Uncategorized
    • Virtual Reality & Simulasi
    • PERAN TELEMEDICINE (PLATFORM HALODOC) SEBAGAI MEDIA INFORMASI KESEHATAN PADA MASA KINI Berita
    • Pemodelan Homologi Komparatif Struktur 3D Protein Dalam Desain dan Pengembangan Obat Alat dan Perangkat Farmasi
    • Beyond the Lab: Bagaimana Artificial Intelligence (AI) Meretas Pandangan Konvensional Manusia dalam Revolusi Silent Farmakokinetika Modern AI dalam Kesehatan
    • Integrasi Kecerdasan Buatan dalam Analisis Data Therapeutic Drug Monitoring Alat dan Perangkat Farmasi
    • VIRTUAL SCREENING DALAM PENEMUAN KANDIDAT OBAT BARU Pengembangan Obat Baru
    • DIGITALISASI E-PRESCRIBING: PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN PENGELOLAAN RESEP ELEKTRONIK DI LAYANAN KESEHATAN Teknologi Digital Farmasi
    • KEAMANAN DATA PASIEN DALAM SISTEM INFORMATIKA FARMASI Uncategorized
    • Sistem Pendaftaran Online untuk Layanan Kesehatan AI dalam Kesehatan

    Social Media

    • Youtube
    • Tiktok
    • Instagram

    Kontak Kami

    farmasi universitas buana perjuangan karawang alamatnya Jl. HS. Ronggo Waluyo, Sirnabaya, Telukjambe Timur, Karawang

    Kontribusi Artikel

    • Formulir Submit Artikel
    • Format Artikel

    Copyright © 2026 Farmasi Digital.

    Powered by PressBook News WordPress theme