Skip to content
Farmasi Digital

Farmasi Digital

Terbaru di Farmasi dan Teknologi Kesehatan

  • Home
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Artikel
    • Informatika Kesehatan
    • Edukasi Farmasi
    • Teknologi Digital Farmasi
    • Inovasi Farmasi
    • Review produk dan aplikasi
    • Riset dan Pengembangan
    • Opini
    • Wawancara
  • Kontak Kami
  • Toggle search form
  • Computer – Based Pharmacokinetic Modeling (Pemodelan Farmakokinetik Berbasis Komputer) AI dalam Kesehatan
  • Pengembangan Teknologi Farmakoinformatika untuk Optimalisasi Pengelolaan Terkait obat-obatan Berita
  • Pengembangan Chatbot Farmasi untuk Konsultasi Obat AI dalam Kesehatan
  • Eksplorasi Potensi Virtual Reality di Metaverse dalam Pengembangan Sistem Uji Klinis Virtual untuk Masa Depan Farmasi yang Terintegrasi di Era 5.0 Berita
  • “TELEFARMASI DI ERA DIGITAL: SOLUSI CERDAS UNTUK AKSES KESEHATAN YANG LEBIH BAIK” Teknologi Digital Farmasi
  • Sistem Pengingat Digital untuk Kepatuhan Pengobatan Pasien AI dalam Kesehatan
  • Artificial Intelligence dalam Informatika Farmasi: Meningkatkan Akurasi dan Kecepatan Diagnosis AI dalam Kesehatan
  • Potensi Augmented Reality dalam Industri Farmasi: Inovasi untuk Meningkatkan Kualitas Pelatihan Teknologi Digital Farmasi

Peran Informatika dalam Penelitian Uji Klinik Obat

Posted on November 21, 2024 By admin No Comments on Peran Informatika dalam Penelitian Uji Klinik Obat

Pertumbuhan dunia kesehatan berbasis informatika merupakan pertumbuhan yang paling pesat di dalam bidang kesehatan. Dalam 5 tahun terakhir, pertumbuhan pada sektor ini  meningkat sebesar 8.4%, dampak dari wabah pandemi COVID-19 yang terjadi selama kurun waktu 2019-2022. Oleh karena itu, pengetahuan dalam memaksimalkan teknologi informatika menjadi salah satu aspek penting yang perlu dikuasai oleh tenaga praktis yang bergerak di bidang kesehatan. Teknologi informatika dalam dunia kesehatan menyajikan data – data seperti electroninc medical record, medical imaging, histopatologi, multiemicsdata, data epidemiologi, data times series, handwritten clinical notes dan social network data. Data – data ini yang nantinya dimanfaatkan untuk penyelidikan ilmiah, pemecahan masalah, pengambilan keputusan dalam upaya peningkatan kesehatan manusia (Moh Javaid, et al, 2024).

Dalam konteks penemuan obat baru, sebelum peneliti melakukan uji preklinik dan uji klinik, peneliti melakukan uji in silico untuk mengumpulkan data-data protein dan reseptor target dan kemudian data tersebut diolah secara komputasi. Data yang dihasilkan menjadi acuan, apakah penelitian yang telah dirancang layak untuk dilanjutkan ke penelitian preklinik dan klinik. Uji in silico dimulai dengan tahapan bioinformatika, molecular docking dan molecular dynamics, Bioinformatika merupakan suatu teknik komputasi dan analitik untuk mengumpulkan dan menganalisis data biologis dengan tujuan untuk mempelajari peran gen dan protein, memprediksi struktur protein serta  untuk mencari target protein potensial. Setelah menemukan target protein potensial, protein tersebut ditambatkan dengan reseptor melalui analisis molecular docking untuk mengetahui data energi ikatan yang diperoleh dari protein target dan reseptor. Kemudian, permodelan molecular dynamics dilakukan untuk mengetahui bagaimana protein target dan reseptor bekerja di dalam keadaan tubuh manusia yang dibuat dengan pemodelan yang mirip dengan keadaan tubuh asli manusia (Moh Javaid, et al, 2024).

Read moreRevitalisasi Penemuan dan Pengembangan Obat dengan Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dalam Farmasi dan Farmakoinformatika

Selain dalam konteks penemuan obat baru, penggunaan informatika di bidang kesehatan, saat ini sering digunakan para peneliti dalam penelitian kohort. Data penelitian ini diambil dari sitem rekam medik elektronik (EHR). Dalam pengambilan data ini diperlukan suatu model agar dapat memudahkan pengambilan data di beberapa tempat. Model yang digunakan yaitu pemodelan CDM (Common Data Models).  CDM terdiri dari dua jenis yaitu i2b2 yang digunakan untuk riset klinis dan OMOP untuk studi yang memelajai efek obat atau tindakan medis. Salah satu contoh studi klinis yang menggunakan metode ini adalah pengaruh konsumsi antibiotik jangka panjang pada pertumbuhan anak. Subjek pada penelitian ini dibagi menjadi tiga kelompok yaitu 0-12 bulan, 12-30 bulan dan 30-72 bulan. Subjek yang diambil memiliki tinggi dan berat yang sama pada tiap kelompok. Data yang diperoleh dalam studi ini sebanyak 362.550 subjek dan berasal dari 35 tempat. Hasil penelitian menunjukkan, 58% anak setidaknya menerima satu antibiotik, dan 33% diantaranya menerima antibiotik spektrum luas. Anak dengan usia kurang dari 24 bulan yang mengonsumsi setidaknya satu macam antibiotik memiliki kemungkinan kecil mengalami obesitas dengan odd ratio sebesar 1.05 (Cl 1.03-1.09). Kemudian penelitian ini juga meneliti efek dari konsumsi antibiotik pada ibu hamil dengan pertumbuhan anak. Data yang diperolah dalam studi ini sebanyak 53.320 pasangan ibu dan anak yang telah menginjak usia 5 tahun. Hasil dari penelitian ini yaitu tidak ada pengaruh konsumsi antibiotik pada kehamilan dengan berat badan anak (Anthony, 2020).

Penggunaan teknologi informatika untuk kesehatan ini akan menciptakan kesinambungan dalam tiga tahapan informatika kesehatan. Berdasarkan gambar dibawah, data hasil penelitian klinis yang diperoleh dapat dijadikan dasar untuk memberikan intervensi kepada pasien. Hasil data intervensi pasien tersebut dapat dijadikan sumber data penelitian baru atau dapat dijadikan dasar untuk penyusunan tatalaksana penyakit. Kemudian, hasil data yang diperoleh atas pelayanan medis berdasarkan panduan tatalaksana penyakit bisa dapat dijadikan dasar untuk sumber penelitian baru atau dibandingkan dengan intervensi baru dari rancangan penelitian yang baru (Bellgard, et al, 2017).

Read morePerkembangan Teknologi Bioinformatika dan Implikasinya terhadap Farmakoinformatika

Sumber : https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC5603612/pdf/fpubh-05-00224.pdf

Meskipun teknologi informatika dapat menyediakan big data sehingga mempermudah dalam proses pengambilan data subjek penelitian, tidak dapat dipungkiri masih memiliki hambatan-hambatan dalam pelaksanaannya. Hambatan ini disebabkan oleh faktor budaya, teknis, administratif, peraturan, infrastruktur, dan keuangan. Oleh karena itu diperlukan strategi bersama antar pihak-pihak yang berwenang antara lain :

  1. Pihak-pihak pemangku kebijakan harus memiliki tujuan yang sama dalam menciptakan suatu sistem yang saling mendukung dan bertahan lama.
  2. Peningkatan keterlibatan pada semua kalangan terutama tenaga kesehatan untuk memahami masalah dan hambatan serta penyampaian ide atau solusi ketika terjadi suatu permasalahan.
  3. Peningkatan jaringan investasi sebagai modal untuk membangun sistem.
Read moreEksplorasi Potensi Virtual Reality di Metaverse dalam Pengembangan Sistem Uji Klinis Virtual untuk Masa Depan Farmasi yang Terintegrasi di Era 5.0

Langkah-langkah ini harus direncanakan, dikelola, dan dijalankan oleh pihak-pihak yang menguasai sistem informatika kesehatan dan pihak tenaga kesehatan. Dalam pembangunan sistem informatika kesehatan juga harus memerhatikan keterbukaan dan keterhubungan data sehingga data dapat digunakan secara fleksibel serta juga harus memerhatikan risiko penyalahgunaan data pasien. Oleh karena itu, sistem ini harus dievaluasi dan dipantau secara berkala (Bellgard, et al, 2017).

Referensi

  1. Anthony, Solomonides. 2020. Review of Clinical Research Informatics. IMIA Yearbook of Medical Informatics. Hal. 193-199
  2. Bellgard, Nigel Chartres, Gerald F. Watts , Steve Wilton, Sue Fletcher, Adam Hunter dan Tom Snelling. 2017.  Comprehending the Health Informatics Spectrum. Frontiers in Public Health. vol.5, no. 224
  3. Mohd Javaid , Abid Haleem a, Ravi Pratap Singh. 2024. Health informatics to enhance the healthcare industry’s culture: An extensive analysis of its features, contributions, applications and limitations. Informatic and Health. vol.1, hal. 123-148.
  4. https://online.une.edu/blog/jobs-in-health-informatics/
Read morePROSES IMPLEMENTASI BIOINFORMATIKA PADA DIGITALISASI DATA GENETIKA MANUSIA TERHADAP FARMAKOINFORMATIKA

Penulis dan Afiliasi

Lisna Wati_22416248201006_FM22D_Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Riset dan Pengembangan, Studi Klinis Berbasis Data

Post navigation

Previous Post: Integrasi Sistem Informasi Klinis Untuk Optimalisasi Terapi: Analisis Mendalam
Next Post: Next Post

Related Posts

  • Pemodelan Komputer dalam Penemuan Molekul Obat Alat dan Perangkat Farmasi
  • Transformasi Digital dalam Kesehatan: Manfaat dan Tantangan di Era Modern Aplikasi Mobile
  • Integrasi Sistem Informasi Klinik Dengan Mengoptimalkan Terapi Pasien Sebagai Solusi Digital Layanan Kesehatan yang Efisien AI dalam Kesehatan
  • Pemodelan komputer dalam penemuan molekul obat Alat dan Perangkat Farmasi
  • Pemanfaatan Augmented Reality dalam Edukasi Farmasi AI dalam Kesehatan
  • Revolusi Digital dalam Farmasi: Peran Farmakoinformatika dalam Pengembangan  Obat  Pengembangan Obat Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Dosen IPB University Kenalkan Jamu Ternak untuk Domba dalam Pelatihan Kesehatan Ternak Berbasis Kearifan Lokal
  • PEMANFAATAN MOBILE HEALTH APPS UNTUK EDUKASI PASIEN
  • PERAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PREDIKSI EFEK SAMPING OBAT
  • Analisis Data Epidemiologi untuk Prediksi Kebutuhan Obat
  • Integrasi Sistem Informasi Klinik untuk Optimasi Terapi (Integration of Clinical Information Systems for Therapy Optimization)
  • AI dalam Kesehatan
  • Alat dan Perangkat Farmasi
  • Aplikasi Mobile
  • Berita
  • E-Learning Farmasi
  • Edukasi Farmasi
  • Informatika Kesehatan
  • Inovasi Farmasi
  • Opini
  • Pengembangan Obat Baru
  • Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran
  • Review produk dan aplikasi
  • Riset dan Pengembangan
  • Studi Klinis Berbasis Data
  • Teknologi Digital Farmasi
  • Teknologi Produksi
  • Telemedicine
  • Uncategorized
  • Virtual Reality & Simulasi

    Quick Link

    Archives

    • July 2025
    • November 2024
    • October 2024

    Categories

    • AI dalam Kesehatan
    • Alat dan Perangkat Farmasi
    • Aplikasi Mobile
    • Berita
    • E-Learning Farmasi
    • Edukasi Farmasi
    • Informatika Kesehatan
    • Inovasi Farmasi
    • Opini
    • Pengembangan Obat Baru
    • Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran
    • Review produk dan aplikasi
    • Riset dan Pengembangan
    • Studi Klinis Berbasis Data
    • Teknologi Digital Farmasi
    • Teknologi Produksi
    • Telemedicine
    • Uncategorized
    • Virtual Reality & Simulasi
    • SISTEM DIGITAL UNTUK MEMPERMUDAH AKSESIBILITAS TENAGA KEFARMASIAN Aplikasi Mobile
    • Integrasi AI dalam Farmakoinformatika: Mengakselerasi Proses Desain Obat melalui Analisis Big Data Inovasi Farmasi
    • Sistem Informasi Rumah Sakit untuk Optimasi Stok Obat AI dalam Kesehatan
    • Peran Digitalisasi dalam Menanggulangi Pemalsuan Obat (Role of Digitalization in Combating Drug Counterfeiting) Berita
    • FARMAKOGENOMIK DAN PERSONALISASI PENGOBATAN DENGAN TEKNOLOGI INFORMATIKA Aplikasi Mobile
    • “TELEFARMASI DI ERA DIGITAL: SOLUSI CERDAS UNTUK AKSES KESEHATAN YANG LEBIH BAIK” Teknologi Digital Farmasi
    • Mengeksplorasi Potensi Model Farmakokinetika Berbasis Komputer: Inovasi untuk Desain Obat yang Lebih Efisien dan Presisi Inovasi Farmasi
    • FARMASI BERBASIS DATA: PENGARUH PENGGUNAAN BIG DATA PADA DUNIA KESEHATAN KHUSUSNYA FARMASI Uncategorized

    Social Media

    • Youtube
    • Tiktok
    • Instagram

    Kontak Kami

    farmasi universitas buana perjuangan karawang alamatnya Jl. HS. Ronggo Waluyo, Sirnabaya, Telukjambe Timur, Karawang

    Kontribusi Artikel

    • Formulir Submit Artikel
    • Format Artikel

    Copyright © 2026 Farmasi Digital.

    Powered by PressBook News WordPress theme