Kebutuhan akan layanan konsultasi semakin meningkat seiring berjalannya waktu berbagai permasalahan yang dihadapi umat manusia. kebutuhan akan layanan konseling khususnya di sekolah. Jika seorang siswa memiliki masalah unik yang perlu segera diselesaikan agar dapat maju. Itu sempurna. Apalagi di era Revolusi 4.0 dimana setiap aktivitasnya menggunakan teknologi. Beberapa orang mengalami kejutan budaya karena tidak terbiasa dengan teknologi. dengan menjadi peran konsultan yang memberikan jasa konsultasi sangat dibutuhkan di semua sektor.
Teknologi seakan-akan berkembang pesat dan semakin canggih. Pesatnya perkembangan teknologi ini, menjadi peluang hadirnya inovasi baru yaitu Cyber Counseling. Cyber Counseling atau dikenal juga dengan istilah konseling online merupakan proses konseling yang dapat diselenggarakan dengan berbagai media yang memungkinkan hubungan konseling jarak jauh.
Cyber Counseling merupakan pilihan yang layak dijadikan sebagai model pelaksaan konseling di era digital saat ini. Pelaksaan Cyber Counseling ini memungkinkan melakukan proses konseling yang tidak mengharuskan antara konselor dan konseli untuk bertatap muka secara langsung. Konseling juga bisa dilaksanakan dengan berbagai media seperti facebook, instagram, whatsapp, e-mail, website dan lain-lain. Cyber Counseling dapat dibagi menjadi dua bagian besar yaitu yang bersifat non interaktif dan interaktif (synchronous dan asynchronous). Non interaktif berupa situs yang berisi informasi dan narasumber self help atau pertolongan mandiri. Sedangkan, yang interaktif synchronous adalah pelayanan konseling secara langsung seperti chat atau instant messaging, dan video conference. Interaktif asyncronous yang secara tidak langsung berupa e-mail therapy dan Bulletin Boards Counseling. Interaktif: konseling yang berjenis interaktif adalah situs yang menawarkan alternatif bentuk terapi melalui internet, dimana terdapat interksi antara konseli dan konselor baik secara langsung maupun tidak langsung.
Secara spesifik dalam pelaksanaan konseling online melalui media virtual internet terdapat dua jenis yaitu non interaktif dan interaktif synchronous maupun interaktif asynchronous sebagai berikut :
- Non Interaktif : situs konseling yang memberikan layanan non interaktif merupakan suatu bentuk layanan informasi atau jika kita kaitkan dengan bimbingan komprehensif merupakan salah satu bentuk layanan dasar yang mendukung individu sebagai sebuah narasumber yang berisi informasi bagi pengayaan diri dan bersifat self help bagi pribadi yang membutuhkan.
- Interaktif : Konseling yang berjenis interaktif adalah situs yang menawarkan alternatif bentuk terapi melalui internet, dimana terdapat interksi antara konseli dan konselor baik secara langsung atau synchronous ataupun tidak langsung asyncrhronous.
Berikut pembagian jenis layanan yang ditawarkan dalam situs yang memberikan layanan dalam bentuk jenis interactive. Interaktif Synchronous merupakan media layanan konseling yang dilakukan secara langsung dan dalam waktu yang sebenarnya, bentuknya berupa pembicaraan melalui teks. pembicaraan melalui teks memberikan kesempatan kepada individu-individu untuk saling berkomunikasi secara dinamis dalam waktu yang sama melalui internet. Sedangkan interaktif Asynchronous merupakan layanan konseling interaktif akan tetapi tidak terjadi dalam waktu yang bersamaan. Dalam hal ini terdapat waktu tunda, antara pengungkapan permasalahan konseli dengan respon yang diberikan oleh konselor. Terdapat dua bentuk layanan dalam metode konseling ini, yaitu e-mail dan Bulletin Boards Counseling (BBC). Terapi e-mail merupakan suatu proses menulis tentang permasalahan yang dialami dan dirasakan oleh konseli yang bisa dijadikan sebagai bahan terapetik bagi dirinya sendiri. Dalam e-mail konseling, konseli mengirimkan pesan melalui e-mail kepada konselor mengenai permasalahan yang dihadapinya, kemudian konselor memberikan respon balik secara profesional melalui e-mail. Konseling melalui e-mail, memberikan pelayanan konseling lebih pribadi dalam hubungan satu sama lain antara konselor dan konseli. Model komunikasi dalam bentuk ini lebih efesien, karena hampir seluruh konseli yang mencari bantuan layanan konseling melalui internet memilikinya. Bulletin Boards Counseling (BBC) adalah suatu sistem dimana konseli mempublikasikan pertanyaan di bulletin board, untuk selanjutnya konselor akan memberikan jawaban atau masukannya terhadap permasalahan konseli tersebut, bulletin board merupakan suatu ruang dimana seseorang dapat meninggalkan pesan dengan tetap merahasiakan identitasnya, dengan harapan akan memperoleh jawaban atau respon dari ruang publik yang ramah
Berikut beberapa model Cyber Counseling yang telah di kembangkan dan disesuaikan dengan konseli yang merupakan 51 generasi milenial, antara lain:
- Cyber Counseling berbasis E-mail
- Cyber Counseling ChatAsynchonous berbasis android
- Cyber Counseling Berbasis Teks Menggunakan Riliv Aplikasi Android
- Cyber Counseling berbasis Facebook.
Riliv adalah salah satu situs konseling online yang ada dan digunakan oleh lebih dari lima ratus ribu pengguna di Indonesia. Aplikasi ini merupakan penyedia layanan konseling online di Indonesia. Aplikasi ini menghubungkan seorang psikolog atau konselor dengan user sebagai konseli untuk proses konseling. Riliv dirancang dengan konsep konsultasi one on one oleh psikolog profesional secara anonim. Melalui Cyberspace mendukung adanya keterbukaan, dapat membangun komunikasi yang realistis apa adanya, dukungan sosial dapat pula dipenuhi karena adanya anonymous dalam proses konseling. Menunjukkan bahwa konseling yang dilaksanakan secara online cenderung lebih efektif karena dapat membantu mendekatkan jarak dan dapat fokus pada outcome. Konseling online melalui chat perlu mempertimbangkan pemahaman bagaimana relasi dan komunikasi dapat terbangun antara konselor dan konseli melalui ketrampilan, gaya dan sikap dalam penulisan proses konseling. Riliv merupakan platform konseling online yang menghubungkan orang-orang dengan masalah pribadi kepada psikolog melalui text counseling, voice call dan video call dengan pilihan paket berbayar dan tidak berbayar bagi siapa saja yang ingin melakukan konseling. Riliv memiliki misi untuk membuat konseling yang mudah dan terjangkau untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Riliv dapat mencapai tempat yang bahkan tidak psikolog di daerah tersebut. Pengguna juga dapat mengobrol dengan psikolog kapanpun dan dimanapun mereka membutuhkannya. Psikologi atau konselor juga akan menjaga rahasia konseli. Riliv mempermudah konseling dengan membuat sesi terapi di tempat dimana konseli merasa nyaman. Konseli dapat memilih mengirim chat, menelepon atau melakukan video call. Konseling tatap muka mungkin lebih baik untuk beberapa orang, namun konseling online adalah pengobatan yang hampir sama hanya bedanya jarak antara konselor dan konseli tidak perlu dikhawatirkan. Selain itu, banyak biaya yang telah dihemat seperti kantor atau sewa rumah sakit. Aplikasi Riliv yang interaktif synchronous adalah pelayanan konseling secara langsung seperti chat atau instant messaging, voice call dan video conference. Dalam pelaksanaan konseling onlinenya, Riliv menggunakan chat sebagai tempat untuk melaksanakan proses konseling.
Dalam aplikasi ini, pengguna bisa memilih siapa psikolog atau konselor yang akan melakukan proses konseling bersama pengguna. Pengguna pada awalnya memasuki room chat konseling. Lalu akan 52 muncul pertanyaan-pertanyaan sebagai bentuk perkenalan yang harus diisi. Saat perkenalan, percakapan itu belum masuk ke dalam sesi konseling. Selanjutnya, pengguna akan dibalas sapaan dari konselor/psikolog selama 1×24 jam. Agar proses konseling tidak terburu-buru dan pengguna bisa konseling dengan psikolog atau konselor dengan lebih intens. Setelah psikolog/konselor membalas, pada tahap ini pengguna dan psikolog/konselor akan mendiskusikan jadwal konseling yang disetujui kedua belah pihak. Namun, jika konseli merasa terdesak dan ingin melakukan sesi konseling, maka konseli bisa membuat permintaan kepada konselor, dan konselor akan mengarahkan kepada konselor yang bersedia pada saat itu. Dalam sesi konseling ini, konseli yang curhat mengenai permasalahannya menuliskan permasalahannya dalam bentuk teks. Proses menulis teks tersebut membuat konseli menyusun kata dan kalimat agar sesuai dengan apa yang ingin ia ungkapkan. Hal tersebut kemudian membuat konseli merefleksikan pengalaman hidupnya dengan lebih seksama. Dan lagi, konselor yang bertugas juga memandu konseli untuk dapat merefleksikan pengalaman hidupnya dengan meninjau kembali history chat antara sang konseli dan konselor.
Selain layanan konseling online, riliv juga memiliki beberapa fitur pelengkap aplikasi yang memberikan sisi terapi kepada penggunanya. Terdapat ratusan konten meditasi yang bisa menyesuaikan kondisi pengguna. Ada juga fitur mood tracker yang akan mendata suasana hati setiap harinya. Selanjutnya, ada juga fitur riliv story yang berisi tentang artikel seputar kesehatan mental yang dapat menambah wawasan pengguna. Selain itu, ada fitur catatan pengguna yang bisa diunggah namun untuk nama pengguna tidak akan bisa dilihat oleh pengguna lainnya dan fitur ini menjaga kerahasiaan pengguna. Selain fitur-fitur yang disediakan, aplikasi riliv juga memiliki desain aplikasi menarik yang dapat membuat penggunanya betah berlama-lama menggunakan aplikasi tersebut. Selain itu, warna aplikasi yang didominasi dengan warna biru memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi penggunanya. Animasi, gambar dan hiasan yang digunakan juga menarik dan cocok untuk usia remaja.
Aplikasi Riliv yang interaktif synchronous adalah pelayanan konseling secara langsung seperti chat atau instant messaging, dan video conference. Dalam pelaksanaan konseling onlinenya, Riliv menggunakan chat sebagai tempat untuk melaksanakan proses konseling. Dalam aplikasi ini, pengguna bisa memilih siapa psikolog atau konselor yang akan melakukan proses konseling bersama pengguna. Pengguna pada awalnya memasuki room chat konseling. Lalu akan muncul pertanyaanpertanyaan sebagai bentuk perkenalan yang harus diisi. Saat perkenalan, percakapan itu belum masuk ke dalam sesi konseling. Selanjutnya, pengguna akan dibalas sapaan dari konselor/psikolog selama 1×24 jam. Agar proses konseling tidak terburu-buru dan pengguna bisa konseling dengan psikolog atau konselor dengan lebih intens. Setelah dibalas psikolog/konselor, pada tahap ini pengguna dan psikolog/konselor akan mendiskusikan jadwal konseling yang disetujui kedua belah pihak. Namun, jika konseli merasa terdesak dan ingin melakukan sesi konseling, maka konseli bisa membuat permintaan kepada konselor, dan konselor akan mengarahkan kepada konselor yang bersedia pada saat itu.
Sumber : Aplikasi Riliv
Selain layanan konseling online, riliv juga memiliki beberapa fitur pelengkap aplikasi yang memberikan sisi terapi kepada penggunanya. Terdapat ratusan konten meditasi yang bisa menyesuaikan kondisi pengguna.
- Ada juga fitur mood tracker yang akan mendata suasana hati setiap harinya.
- Fitur riliv story yang berisi tentang artikel seputar kesehatan mental yang dapat menambah wawasan pengguna.
- Fitur catatan pengguna yang bisa diunggah namun untuk nama pengguna tidak akan bisa dilihat oleh pengguna lainnya dan fitur ini menjaga kerahasiaan pengguna.
Selain fitur-fitur yang disediakan, aplikasi riliv juga memiliki desain aplikasi menarik yang dapat membuat penggunanya betah berlama-lama menggunakan aplikasi tersebut. Selain itu, warna aplikasi yang didominasi dengan warna biru memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi penggunanya. Animasi, gambar dan hiasan yang digunakan juga menarik dan cocok untuk usia remaja. Riliv juga telah memenangkan beberapa penghargaan dalam perjalanannya seperti Best Impactful Android Application dari Google Japan 2015 dan 16 Best Young Social Entrepreneurs SEA oleh Singapore International Foundation 2016 dan juga penerima Australian Awards 2017. Konseling online mampu menjadi solusi praktis bagi yang membutuhkan. Meskipun ada beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi dengan tatap muka, namun konseling online dapat dijadikan pelengkap dalam menyelesaikan permasalahan hidup manusia secara cepat dan efisien.
Daftar Pustaka
Putra, Anugrah Dwiatmaja. 2018. Rancang Bangun Perangkat Lunak Untuk Pendeteksian Topik Konseling Text Menggunakan Pemodelan Gaussian Latent Dirichlet Allocation (Studi Kasus : Riliv). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Kirana, Dyah Luthfia.2019. Cyber Counseling Sebagai Salah Satu Model Perkembangan Konseling Bagi Generasi Milenial. Jurnal al-Tazkiyah. Volume 8, No. 1
Apsari, F. Yuni, dkk. 2018. Pemanfaatan Teknologi Bagi Generasi Millenial : Konseling Berbasis Teks Menggunakan Riliv-Aplikasi Android. Jurnal Psikologi Indonesia. Volume 6, No. 1.
Haryati, Asti. 2020. Online Counseling Sebagai Alternatif Strategi Konselor dalam Melaksanakan Pelayanan E-Counseling di Era Industri 4.0. Bulletin of Counseling and Psychotherapy. Vol 2, No 2.
Pratiwi, Ajeng. 2021. Optimalisasi Cyber Counseling Sebagai Layanan Bimbingan Konseling di Revolusi 4.0. Bimbingan dan Konseling, Universitas Lampung.
Sumber gambar : Teknologi Sumber.Com
Penulis :
Athila Oktadwi Santoso Putri – FM22E – UBP Karawang
