Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah cara penyebaran informasi kesehatan, yang kini beralih dari pendekatan konvensional ke media digital, seperti aplikasi kesehatan, e-learning, dan media sosial. Internet telah menjadi sumber utama bagi masyarakat dalam mencari informasi medis, memungkinkan mereka untuk lebih aktif menjaga kesehatan pribadi tanpa harus bergantung sepenuhnya pada kunjungan ke tenaga medis. Salah satu konsep yang mulai berkembang adalah “Farmasi Cerdas,” yang memanfaatkan teknologi canggih seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan blockchain untuk meningkatkan kualitas, efisiensi, dan keamanan dalam pelayanan kesehatan. Hal ini berpotensi meningkatkan literasi dan pengetahuan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
Internet of Things (IoT) dalam Farmasi
Sumber : PT. Synnex Metrodata Indonesia, 2020
Pada saat ini semakin banyak hal yang terkoneksi dengan internet, situasi tersebut dikenal sebagai Internet of Things / IoT. IoT adalah revolusioner dalam industri farmasi. Ini membantu pengemasan, pergudangan, manufaktur farmasi, dan manajemen rantai pasokan. Dari proses awal hingga akhir, Internet of Things membantu berbagai aktivitas industri farmasi, termasuk meningkatkan kualitas produk, mengurangi kesalahan, dan meningkatkan produktivitas obat-obatan. Ini melacak operasi berbagai unit, melacak data dalam waktu nyata, meningkatkan efisiensi produk, dan meningkatkan visibilitas untuk meningkatkan efisiensi operasional. Membantu karyawan farmasi dengan pengetahuan obat dan bahan aktif hingga membantu merencanakan program kerja sehari-hari. Seluruh industri farmasi telah mendapat manfaat dari Internet of Things. Industri farmasi telah beralih ke kerangka kerja berbasis teknologi sebagai hasil dari kemajuan teknologi di sektor penelitian dan pengembangan.
Kecerdasan Buatan (AI) untuk Prediksi dan Analisis Data
Sumber : Iptek Digital, 2023
Sektor bisnis dan lapangan kerja farmasi sangat dipengaruhi oleh penggunaan teknologi AI dalam penemuan obat dan pengembangan vaksin. AI sangat penting dalam bidang farmasi karena membantu mempercepat penemuan dan pengembangan obat baru dan vaksin dengan memanfaatkan algoritma untuk memahami biologi penyakit, menemukan molekul obat baru, dan mempercepat pengembangan dan distribusi vaksin. AI memiliki prospek masa depan yang menjanjikan dalam penelitian dan pengembangan farmasi karena membantu peneliti berinovasi, membantu dokter memenuhi permintaan pengobatan yang tepat, dan membantu perusahaan merilis obat penyelamat jiwa ke pasaran. AI juga membantu memantau kondisi pasien secara jarak jauh, memberikan obat dengan dosis yang tepat, serta mendeteksi penyakit menular dengan cepat.
Blockchain untuk Keamanan Data dan Transparansi
Sumber : Deriota, 2023
Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi blockchain telah berkembang pesat dan telah masuk ke berbagai bidang, termasuk layanan kesehatan. Teknologi ini memiliki sistem keamanan dokumen yang dapat melindungi data pribadi pasien, termasuk rekam medis, dan memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan industri kesehatan dengan menggabungkan sistem yang berbeda untuk mengelola data rekam medis dengan lebih akurat. Selain itu, teknologi blockchain memiliki kemampuan untuk meningkatkan keamanan data rekam medis, termasuk integritas data. Hal ini dikarenakan penyimpanan rekam medis berbasis kertas dapat menyebabkan masalah, seperti data rekam yang terpisah dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya. Oleh karena itu, beberapa fasilitas kesehatan ingin beralih dari penyimpanan rekam medis berbasis kertas ke rekam medis berbasis elektronik. Penggunaan rekam medis berbasis elektronik dapat membuat data rekam medis lebih mudah diakses dan lebih mudah diakses untuk pasien yang menerima perawatan mereka. Berbagi data rekam medis merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan, yang dapat memastikan kualitas perawatan pasien.
Sinergi IoT, AI, dan Blockchain untuk Farmasi di Masa Depan
Di masa depan, integrasi Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan blockchain akan menghasilkan sistem kesehatan yang lebih aman, terjangkau, dan responsif. IoT dapat mengumpulkan data pasien secara real-time, AI dapat menganalisis data ini untuk membuat keputusan yang tepat, dan blockchain menjamin integritas dan transparansi rantai pasokan data sensitif. Teknologi ini memiliki manfaat bagi perusahaan farmasi dan pasien. Mereka dapat mendapatkan obat dengan lebih cepat, memastikan bahwa obat tersebut aman dan berkualitas, dan mendapatkan layanan yang lebih personal. Dalam jangka panjang, penerapan teknologi ini dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dan mengurangi biaya kesehatan.
Kesimpulan
Masa depan industri kesehatan adalah farmasi cerdas yang didukung oleh Internet of Things, AI, dan blockchain. Selain mempercepat akses dan keamanan obat, teknologi ini memungkinkan layanan kesehatan yang lebih personal, efektif, dan berbasis data. Namun, untuk memaksimalkan potensinya, masih ada masalah yang harus diatasi, seperti regulasi, biaya adopsi teknologi, dan privasi pasien.
Daftar Pustaka
- Cahyono, T. D., dan Hadikurniawati, W. (2023). Blockchain Untuk Aplikasi Iot Healthcare: Studi Literatur. DINAMIK. 28(2), 53-60.
- Ependi, Juniarti, dan Nuriana. (2023). Application of AI Technology in Drug Discovery and Vaccine Development in the Pharmaceutical Sector and the Impact on the Business Sector and Employment in the Pharmaceutical Sector. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Manajamen, Ekonomi, Keuangan dan Bisnnis. 2(2), 241-250.
- Hasyim, M. (2024). Tantangan dan Peluang Pendidikan Kesehatan di Era Digital: Membangun Kesadaran Kesehatan Online. Oshada : Jurnal Kesehatan. 1(2), 16-24.
- Kristyawan, A. P. S. P., Mustarichihie, R., dan Wardoyo, L. A. (2022). Review Artikel : Pengaplikasian Internet of Things (Iot) dalam Manufaktur Industri Farmasi di Era Industri 4.0. Farmaka. 20(1), 105-112.
- Ramadhani, K. (2024). Penerapan Teknologi Blockchain dalam Sistem Manajemen Kesehatan Elektronik. Jurnal Sosial dan Teknologi (SOSTECH). 4(2), 116-119.
- https://itb.ac.id/berita/advisory-board-sharing-session-pentingnya-transformasi-digital-dalam-dunia-kefarmasian/58868
Penulis dan Afilasi
Penulis : Nihal Shahifah- FM22 D- Fakultas Farmasi, Universitas Buana Perjuangan Karawang
